Samudra Hati ..

Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.

“kenapa kamu selalu tampak murung, nak !? bukankah banyak hal indah didunia ini?
kemana perginya wajah bersyukurmu ?” sang Guru bertanya.

“Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya.” Jawab sang murid.

Sang guru berkata dengan lembut. “Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam. Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu”

Si Murid pun beranjak pelan tak bersemangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.
“Coba ambil segenggam garam, dan masukkan kegelas air itu,” pinta sang guru.”Setelah itu coba kau minum airnya sedikit”.

Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Edisi Spesial : Kisah Embun dan Matahari

Pagi ini usai subuh seperti biasanya aku berjalan menikmati alam pedesaan untuk menikmati kehangatan matahari yang menimpa wajahku dan kelembutan embun yang dapat kurasakan setiap kaki telanjangku menapaki rumput.

Aku agak terlambat hari ini. Garis-garis cahaya matahari mulai bertambah jelas dan embun-embun yang memantulkan bias-bias sinar matahari, menjadi lebih indah berkilau. Tapi sayang, kilaunya hanya sesaat saja. Ketika matahari makin bergerak tinggi, embunpun menghilang. Aku mencari embun sampai ke pojok-pojok sepanjang jalan tapi tak kutemukan. Kucari di semak-semak mawar, tapi embun benar-benar telah pergi dan hanya menyisakan sedikit kelembaban di atas daun-daun. Aku sedikit kesal, karena aku belum puas bermain-main dengan embun.

Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Sekelumit Doa ..

Setitik embun mengusap dahaga malam, membilas sayup mata yang masih memudar dalam cercah cahaya pandang, gema bergumandang dalam dimensi sanubari, beranjak pelan se akan sungkan, tuk mengusap lusuh muka dengan suci air whudu, aku paksakan melangkah demi sebuah titah dari SangKuasa ,,, menuju setitik doa dalam sujud dan  kepasrahan ku, berkaca pada sanubari dan mengakui bahwa diri hanyalah secuil debu di hadapan kuasaMu, dan ku harap dalam tobat dan doaku, hari ini ada secercah hidayahmu, yang menerangi setiap desah nafasku. Amin.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Senandung : Tears ..

Sahabat ku,..detik2 hidupku berganti bgtu cepat,..aku tidak tau apa yg akan terjadi esok hari, .. namun jika suatu hari nanti aku tak lagi menulis .. itu bukan berarti aku tak perduli lagi,..tapi karena memang aku tak bisa dan tak mampu lagi .. Akan kah esok masih ada? .. aq tak tahu apa yang khan terjadi ..
Saat ini aku hanya berharap pada Tuhan,..aku percaya terang itu kan menjelma,..seperti pelangi sehabis hujan .. aku percaya rencana Tuhan adalah rencana yg terbaik utk ku,…dan aku selalu meminta Tuhan memberikan aku keheningan hati utk menerima dan menjalaninya .. (source from east)

 

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Damai Bersama-Mu ..

Dalam perjalanan sang waktu yang setia mengiringi hari-hari kuteruskan langkah ini … Biarlah bermacam cobaan khan ku jalanii namun sebagai hambamu .. akukhan slalu ridha dgn segala ketentuan yg telah Engkau ciptakan untukku … ku khan terus bersujud padaMu memohon kerahmatan dan keberkahan … ku yakin ada hikmah dan rahmat yg tersembunyi dibalik semua ini … yang khan mengantarkanku pada kedamaian dan ketenangan yang sesungguhnya di SurgaMu kelak .. Amin Ya Robbal Alamin ..

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Merpati Putih …

Posted in Uncategorized | 1 Comment

Senyum Embun Pagi ..

Dikisahkan, di sebuah kolam yang airnya berlumpur, tumbuh di sana pohon bunga teratai muda..

Suatu hari, saat daun teratai membuka mata memulai sebuah hari, dia merasa takjub dengan alam sekitarnya. Dan tiba-tiba si daun teratai merasakan, di atas hijau daunnya ada setitik embun yang hinggap begitu lembut dan bening.. Dengan ceria , disapanya si embun, “Hai kamu, engkau siapa?

Dari mana datangmu, kok tiba-tiba ada di atas punggungku?”

Si embun pun menjawab, “Aku biasa dinamakan embun..

Saat menjelang pagi, alam semesta ini mengandung uap air yang terbawa hembusan angin dan menciptakan titik air yang menjadikan seperti diriku sekarang ini.”

“Wah, aku senang sekali bisa bertemu dan ditemani kamu,” kata si daun teratai..

“Maaf teman, aku tidak bisa menemanimu berlama-lama.. Karena bila sebentar lagi matahari mulai bersinar, aku pun harus segera pergi,” jawab si embun..

“Kenapa mesti pergi? Tetaplah di sini, bersahabat denganku.”

“Bukan aku tidak mau, tetapi begitulah sifat alam..

Setiap embun di pagi hari, sebentar kemudian segera menguap bila tertimpa sinar matahari.”

Sesaat sang matahari mulai terik.. Daun teratai pun memohon, “Tolong tetaplah di sini embun, jangan pergi.” Namun, secepat itu pula si embun harus berlalu..

Keesokan harinya, saat daun teratai memulai hari.. Dia begitu gembira melihat sahabatnya kembali berada di punggungnya.. Dia pun menyapa riang, “Hai sobat, kita berjumpa lagi!”

Si embun balas berkata, “Hai juga! Maaf, kita belum saling kenal.. Aku embun pagi.”

“Lho, bukankah kamu embun yang kemarin?” “Bukan! Aku embun hari ini.. Aku tidak ada hubungannya dengan embun yang kemarin.” “Tapi engkau sama persis dengan embun kemarin.. Tetes air yang lembut, bening, dan menyejukkan.. Kenapa bisa berbeda?” “Entahlah.. Aku ada ya seperti inilah..

Selalu baru dan segera pergi bersama dengan datangnya mentari pagi.”

Dan tidak lama kemudian, embun itu pun segera menguap tertimpa sinar matahari.. Peristiwa serupa pun terjadi dari ke hari dan setiap hari daun teratai tetap tidak mengerti, mengapa embun yang sama setiap hari selalu tidak mengakui dirinya sebagai embun yang kemarin.. Saat hari-hari berlalu terus hingga berganti bulan, si daun teratai pun berumur semakin tua.. Mulai terkoyak, akhirnya menguning, dan kemudian siap digantikan oleh tunas daun teratai yang baru..

Dari Cerita di atas dapatlah kita mengambil hikmah sobatku semua ..

Sama seperti daun teratai dan tetes embun..

Setiap hari yang kita punyai seolah sama persis seperti hari-hari kemarin yang telah kita lalui..

Sesungguhnya, setiap hari adalah hari yang baru..

hari baru yang penuh dengan kesempatan baru..

Mari, kita nikmati setiap hari sebagai suatu harapan yang menggairahkan..

Hari baru, yang patut kita syukuri sekaligus kita isi dengan bekerja keras, penuh gairah untuk mewujudkan setiap impian kita, sehingga memungkinkan kita menciptakan prestasi yang luar biasa, yang dapat kita kenang sebagai memori indah yang membanggakan..

Posted in Uncategorized | 1 Comment